Sabtu, 25 Juni 2011

Karena Setitik Noda

Ada seorang tua yang sangat beruntung, dia menemukan sebutir mutiara yang besar dan sangat indah, namun kebahagiaannya segera berganti menjadi kekecewaan begitu ia mengetahui ada sebuah titik noda hitam kecil di atas mutiara tersebut.

Hatinya terus bergumam, kalaulah tidak ada titik noda hitam, mutiara ini akan menjadi yang paling cantik dan sempurna di dunia! Semakin ia pikirin semakin sumpek dan kecewa hatinya.
Akhirnya ia memutuskan untuk menghilangkan titik noda dengan menguliti lapisan permukaan mutiara.

Tetapi setelah Ia menguliti lapisan pertama, noda tersebut masih ada. Ia pun segera menguliti lapisan kedua dengan keyakinan titik noda itu akan hilang. Tetapi kenyataannya noda tersebut tetap ada. Lalu dengan tidak sabaran ia mengkuliti selapis demi selapis, sampai lapisan terakhir, benar juga noda tersebut telah hilang tetapi mutiara tersebut juga ikut hilang!

Begitulah dengan kehidupan nyata, kita selalu suka mempermasalahkan hal kecil, yang akhirnya hal kecil yang tidak penting malah merusak usaha besar.

Persahabatan yang indah puluhan tahun berubah menjadi permusuhan hebat hanya karena sepatah kata ketus yang tidak disengaja!

Keluarga yang rukun harmonis yang menjadi teladan banyak warga menjadi hancur hanya karena berita iseng tetangga!

Transaksi bisnis dengan keuntungan puluhan miliar jadi batal hanya karena tak rela memberi komisi 3%!

Perkejaan yang baik, dengan jabatan yang tinggi dan gaji bagus raib dari tangan karena dipecat gara-gara tiap hari sibuk mengurusi blackberry!

Yang remeh kita pentingkan, yang penting kita remehkan seratus kebaikan tidak kita lihat, setitik kekurangan kita ingat semur hidup.

Indah dan besarnya mutiara kita abaikan, setitik noda kecil terus kita permasalahkan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar