Senin, 20 Juni 2011

Tempaan Hidup

Seorang tukang kebun mencoba mengadakan penelitian sederhana.
Ia menanam dua tanaman yg sama pada lahan yang sama,

Yang membedakan hanyalah bagaimana cara dia merawat tanaman tersebut.

Tanaman yang pertama disirami secara rutin tiap pagi sore,

Sedangkan tanaman yang kedua disirami dua hari sekali.

Ketika tanaman itu bertumbuh cukup besar, tiba waktunya untuk menguji kekuatan akar tersebut.

Perbedaannya cukup mencolok. Dibutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk mencabut akar dari tanaman yang pertama.

Untuk tanaman yang kedua, dibutuhkan waktu lebih lama yaitu Lima menit untuk bisa mencabutnya!

Mengapa hal itu bisa terjadi ???

Tanaman yang pertama cukup dimanjakan dengan air yang ia dapat dengan mudah,
Sehingga akarnya tidak berusaha mencari ke tanah
yang lebih dalam.

Sedangkan tanaman yang kedua karena mendapat suplai air yang
lebih sedikit,
Maka mau tidak mau akarnya mencari ke sumber air sehingga didapatinya akarnya jauh lebih kuat karena masuk lebih dalam ke tanah.

Cara Tuhan mendidik kita tak jauh beda dengan illustrasi tersebut.

Bayangkan saja jika Tuhan memanjakan kita dengan mengabulkan semua doa yang kita minta, Atau tidak pernah mengijinkan penderitaan dan masalah hidup.

Tentu ini akan membuat kita jadi orang yang manja. Tak hanya itu, kita akan menjadi orang yang cengeng dan Lemah.

Akibatnya akar MENTAL kita tidak kuat dan ketika permasalahan terjadi,
dengan mudahnya kehidupan kita Menyerah !!!

Tuhan sangat mengasihi kita, itu sebabnya Dia selalu mendewasakan dan melatih akar iman dan Mental kita.

Mengijinkan penderitaan, masalah, tekanan hidup atau keadaan
yang tidak menyenangkan, dengan harapan bahwa akar iman dan mental kita terus mencari "Sumber" yang sejati.

Bagaimana dengan Anda ???

Apakah Anda memilih untuk menjadi
orang yang manja dengan Mental yang rapuh,
Ataukah menjadi orang yang ditempa dan di Proses oleh Tuhan ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar